Pekanbaru – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru kembali mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat dan Survei Persepsi Anti Korupsi periode Mei 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 95,41 dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) sebesar 96,70 dari skala 100, yang keduanya berada pada kategori “Sangat Baik.”
Survei yang melibatkan 90 responden tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan Kantor Imigrasi Pekanbaru dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Capaian ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan, sekaligus mencerminkan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga integritas serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan penilaian dan masukan terhadap layanan yang diberikan.
"Alhamdulillah, hasil survei ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Nilai IKM dan IPAK yang berada pada kategori sangat baik merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran serta kepercayaan masyarakat yang harus kami jaga. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berintegritas," ujar Ryang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil survei tersebut tidak hanya menjadi indikator keberhasilan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan dan inovasi pelayanan secara berkelanjutan.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru akan terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui berbagai inovasi serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. Dengan semangat melayani, Imigrasi Pekanbaru berkomitmen untuk menjaga kepercayaan publik dan mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas, akuntabel, serta bebas dari korupsi.
