Selama masa kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, sejak 23 April 2025, Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mencatatkan kinerja gemilang dengan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp10,4 triliun. Angka tersebut melampaui target hingga 155 persen serta mengalami peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan tahun 2024.
Capaian tersebut ditopang oleh tingginya volume layanan keimigrasian, meliputi penerbitan 4.033.676 paspor, 7.551.371 visa, serta 1.369.012 izin tinggal. Di sisi penegakan hukum, Ditjen Imigrasi juga menunjukkan kinerja signifikan dengan melaksanakan 16.006 tindakan administratif keimigrasian dan menangani 136 perkara pidana. Berbagai operasi pengawasan, termasuk Operasi Wira Waspada dan patroli di wilayah rawan pelanggaran, turut memperkuat fungsi pengawasan terhadap orang asing di Indonesia.
Tak hanya itu, inovasi layanan juga terus dikembangkan. Ditjen Imigrasi menghadirkan aplikasi All Indonesia yang mengintegrasikan layanan lintas sektor seperti keimigrasian, bea cukai, kesehatan, dan karantina. Selain itu, kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) diperkenalkan untuk memberikan kemudahan izin tinggal tetap bagi individu yang memiliki keterikatan historis dengan Indonesia.

Pemanfaatan teknologi turut diperkuat melalui implementasi autogate, body camera, serta sistem Passenger Analysis Unit (PAU) guna meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan di pintu masuk negara. Dari sisi kelembagaan, Ditjen Imigrasi juga melakukan ekspansi dengan menambah 18 kantor baru, sehingga total kantor imigrasi kini mencapai 151 unit di seluruh Indonesia.
Dalam keterangannya, Yuldi Yusman menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran Imigrasi. Ia berharap fondasi yang telah dibangun dapat terus diperkuat guna memberikan kontribusi yang lebih besar bagi negara, baik dalam aspek pelayanan publik maupun penegakan hukum.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan Yuldi Yusman yang dinilai berhasil membawa kinerja Imigrasi semakin progresif.
“Capaian ini merupakan bukti nyata kerja keras dan sinergi seluruh jajaran Imigrasi di Indonesia. Kami di daerah turut merasakan dampak positif dari berbagai inovasi dan penguatan sistem yang telah dibangun. Ke depan, kami siap melanjutkan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan keimigrasian sesuai arah kebijakan pusat,” ujar Ryang.
Dengan capaian tersebut, Ditjen Imigrasi menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang adaptif, inovatif, dan profesional dalam menjawab tantangan global serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keimigrasian.
